Vonis Bebas Pembakar Hutan Website Jadi Sasaran

IDNSEO.MY.ID ~ Usai ramai terjadi pada media-media berita yang intinya memuat terkait ketidakpuasan seseorang atau ahli hukum dalam kejadian yang terjadi sekarang ini yaitu di bebaskannya penyebab kebakaran hutan yang telah merusak setidaknya 10.000 hektar hutan akasia ini. Inti dari permasalahan tersebut adalah PT yang bersangkutan yakni PT Bumi Mekar Hijau BMH membiarkan lahan miliknya terbakar. Hal ini tidak sesuai dengan undang-undang yang ada yang mengharuskan pemilik lahan harus bertanggung jawab terhadap kebakaran lahan yang ada di dalam areal kerjanya.

Setelah di Vonis bebas maka muncul blow up yang dilakukan oleh berbagai media berita yang kecewa tersebut. Setidaknya lebih dari 100 media berita yang turut memposting perihal kebakaran hutan ini. Berikut adalah Screen Shoot yang ada pada mesin pencari google.



Vonis Bebas Pembakar Hutan Website Jadi Sasaran

Berita terkait Pembakaran Hutan Palembang

Hakim Bebaskan Perusahaan dari Vonis

Hasil Sidang Kasus Pembakaran Hutan



Setelah banyak ketidakpuasan yang di rasakan oleh media ternyata penyampaian opini saja tidak cukup hingga akhirnya Situs Pengadilan Negeri Palembang pun jadi sasaran yaitu situs yang beralamatkan www.pn-palembang.go.id. Sasaran yang kali ini tidak diketahui disebabkan oleh siapa namun sepertinya situs tersebut kena hack dan belum di perbaiki sampai saat ini 05.20 Minggu 3 januari 2016. Situs tersebut memuat suara hati dari korban asap yang tujuannya adalah meminta agar terdakwa di hukum yang sebesar-besarnya.

Berikut isi dari tulisan tersebut :


















sungguh kecewa rasanya melihat keputusan bapak hakim
yang menolak gugatan perdata pemerintah ke perusahaan yang membakar hutan
PT Bumi Mekar Hijau anak perusahaan dari PT Sinar Mas
bapak Parlas Nababan, bapak Kartidjo, dan ibu Eli Warti...
mungkin saya kurang mengerti soal hukum
tapi saya mengerti sekali bagaimana deritanya bernafas di dalam kepungan asap
nyesek pak tambah nyesek lagi ketika mendengar putusan bapak/ibu hakim

cuma bisa mengurut dada ketika bapak dan ibu hakim memutuskan menolak gugatan pemerintah...

bapak dan ibu hakim, pemerintah tidak akan segegabah itu dalam menuntut sesuatu
20.000 hektar lahan yang terbakar...
dan ini bukan kejadian pertama dulu di 2014 dan sekarang di 2015...

PT Bumi Mekar Hijau
tidak memiliki peralatan dan sumber daya yang memadai untuk mencegah dan mengendalikan kebakaran
ini saja sudah menyalahi undang-undang
belum lagi efek dari asap yang ditimbulkan
sungguh tidak bisa dimengerti alasan bapak/ibu hakim
membebaskan perusahaan pembakar lahan itu dari gugatan
bapak dan ibu hakim apakah bapak tidak mendengar desas desus diluar sana
yang mengatakan kalau PT Bumi Mekar Hijau anak perusahaan dari PT Sinar Mas itu tidak akan tersentuh oleh hukum ?
benarkah begitu pak ?

tidak kah bapak bisa melihat kami ? korban asap ?
harapan kami cuma satu hukumlah seberat-beratnya para pembakar lahan
tapi apa yang bapak/ibu hakim lakukan ?
malah membebaskan gugatan ke pembakar lahan
pemerintah sendiri yang menggugat
dan bapak/ibu hakim menolak ???
sulit dipercaya sungguh teramat sulit untuk mempercayainya
atau mungkin uangnya perusahaan itu lebih enak pak/buk ?
dapat berapa duit pak/buk dari pemilik perusahaan ?
saya tidak menuduh, cuma bertanya
kalau bukan karena uang, lalu alasan apa bapak/ibu hakim menolak gugatan dari pemerintah ?
jujur.. saya amat sangat kecewa dengan keputusan bapak/ibu hakim
dan saya yakin semua korban asap juga kecewa
seluruh rakyat Indonesia kecewa...
adil lah pak, jangan hanya adil ke pembakar lahan saja
tapi adil jugalah keperintah yang sudah mengeluarkan banyak biaya,
waktu dan tenaga untuk mengatasi kebakaran lahan, belum lagi untuk pemulihannya nanti
adil jugalah kepada kami para korban asap...

maaf pak/buk bukan niat saya merusak website pemerintah, saya cuma titip pesan lewat web ini
cukup hapus index.htm websitenya akan kembali normal seperti biasa
atas perhatiannya saya mengucapkan terima... salam dari korban asap |
Hacker tersebut juga memberikan solusi dalam pengembalian website agar kembali yaitu dengan menghapus index.htm

Yang terpenting dalam kejadian kali ini adalah ketidak puasan rakyat padahal rakyat yang sangat menderita karena kabut asap kemarin bahkan para balita banyak yang meninggal dunia. Kemanakah keadilan para hakim itu pergi. apakah karena uang ataupun alasan yang tidak logis lainnya.

Artikel ini adalah sebagai bentuk dukungan saya untuk Kementrian Lingkungan Hidup untuk terus melawan kesewenang-wenangan perusahaan kotor sepertin demikian.

Demikian artikel ini dijadikan hanya sebagai informasi sesaat saja.


Share on: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg LintasMe

Post a Comment

Contact Us

Name

Email *

Message *

Back To Top